BAB III
METODELOGI PENELITIAN
A.
Subyek Penelitian
- Lokasi dan Waktu
Tempat penelitian Tindakan
Kelas (classroom action research) ini adalah terhadap siswa kelas IV di xxx.
Dilaksanakan
dua tahap yaitu :
a) Siklus I hari
b) Siklus II hari
- Mata Pelajaran dan Kelas
- Karakteristik Siswa
Dari
pengamatan yang peneliti lakukan dapat diperoleh data tentang karakteristik
siswa sebagai berikut :
a)
Minat
belajar siswa yang kurang.
b)
Perhatian
orang tua terhadap belajar siswa yang sangat minim, terbukti banyak siswa yang
sering tidak mengerjakan PR.
c)
Waktu
belajar di rumah kurang disebabkan banyaknya kegiatan keagamaan dilingkungan
rumah contoh mengaji serta sekolah Madrasah pada sore hari.
d)
Kurangnya
kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan formal.
B.
Deskripsi Per Siklus
Untuk
meningkatkan prestasi hasil belajar siswa, maka peneliti melakukan perbaikan
pembelajaran melalui pola Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini
terdapat dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu
: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
- Siklus I
a)
Perencanaan
1)
Identifikasi
masalah dan perumusan masalah.
2)
Menyusun
rencana perbaikan pembelajaran.
3)
Menyusun
lembar kerja siswa, lembar observasi, serta menyusun alat evaluasi.
b)
Pelaksanaan
1)
Guru
memberi salam serta memberi motivasi kepada siswa
2)
Memberi
apersepsi dengan memberi pertanyaan yang mengacu pada materi yang akan
disampaikan.
3)
Guru
menjelaskan kembali tentang sejarah Koperasi
4)
Guru
memandu siswa untuk membentuk kelompok, mengatur tempat duduk, dan membagi
tugas tiap-tiap kelompok.
5)
Guru
menggunakan gambar lambang Koperasi untuk menjelaskan dan mengadakan Tanya
jawab.
6)
Guru
kembali menjelaskan materi.
7)
Setiap
kelompol diberi tugas untuk berdiskusi membahas lebar kerja, tiap siswa dalam
kelompok mendapat tugas yang berbeda.
8)
Guru
memandu siswa dalam berdiskusi, guru juga menyuruh siswa yang mempunyai tugas
sama untuk membentuk kelompok baru (kelompok ahli) dan mendiskusikan tugasnya
bersama.
9)
Setelah
selesai berdiskusi, siswa disuruh kembali kekelompok asal kemudian menjelaskan
hasil diskusinya kepada anggota lain dalamkelompoknya.
10)Guru
meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya kemudian
ditanggapi kelompok lain.
11)Guru
memberi penguatan terhadap hasil diskusi siswa.
12)Guru
memberi penegasan serta pemantapan materi.
13)Guru
mengulas kembali materi yang telah dibahas.
14)Guru
mengadakan evaluasi.
c)
Pengamatan
Selama
proses pembelajaran berlangsung observer mengawasi jalannya pembelajaran dengan
cermat. Pada ahkir pembelajaran pengamat melaporkan pada guru berupa masukan
bijak secara lisan serta tulisan.
Dari
hasil pengamatan diperoleh hal-hal sebagai berikut :
1)
Siswa
kurang semangat belajar
2)
Siswa
masih pasif dalam pembelajaran
3)
Keaktivan
siswa masih kurang
4)
Guru
kurang memotivasi siswa sehingga pertanyaan guru kurang direspon siswa.
5)
Guru
kurang dalam mengarahkan siswa daalam berdiskusi.
6)
Kemampuan
kerja sama siswa dalam berdiskusi belum optimal.
7)
Refleksi
8)
Dalam
proses pembelajaran masih banyak hambatan karena siswa kurang fokus pada
pelajaran.
9)
Hasil
tes formatif masih banyak siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM) di bawah 60.
10)Guru
memerlukan metode yang variatif.
11)Siswa
harus dibimbing dalam hal berdiskusi.
- Siklus II
a)
Perencanaan
1)
Identifikasi
masalah dan perumusan masalah berdasarkan refleksi pada perbaikan pembelajaran
siklus I.
2)
Menyusun
rencana perbaikan pembelajaran siklus II
3)
Menyusun
lembar kerja siswa, lembar observasi, serta menyusun alat evaluasi.
b)
Pelaksanaan
1)
Guru
memberi salam serta memberi motivasi kepada siswa
2)
Memberi
apersepsi dengan memberi pertanyaan yang mengacu pada materi yang akan
disampaikan.
3)
Guru
menjelaskan kembali tentang sejarah Koperasi
4)
Guru
memandu siswa untuk membentuk kelompok,mengatur tempat duduk, dan membagi tugas
tiap-tiap kelompok.
5)
Guru
menggunakan gambar lambang Koperasi untuk menjelaskan dan mengadakan Tanya
jawab.
6)
Guru
kembali menjelaskan materi.
7)
Setiap
kelompok diberi tugas untuk berdiskusi membahas lebar kerja, tiap siswa dalam
kelompok mendapat tugas yang berbeda.
8)
Guru
memandu siswa dalam berdiskusi, guru juga menyuruh siswa yang mempunyai tugas
sama untuk membentuk kelompok baru (kelompok ahli) dan mendiskusikan tugasnya
bersama.
9)
Guru
memberi pengarahan bagaimana berdikusi yang baik.
10)Guru
terus berkeliling memberi motivasi agar siswa lebih semangat dalam berdiskusi.
11)Setelah
selesai berdiskusi, siswa disuruh kembali kekelompok asal kemudian menjelaskan
hasil diskusinya kepada anggota lain dalamkelompoknya.
12)Guru
meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya kemudian
ditanggapi kelompok lain.
13)Guru
memberi penguatan terhadap hasil diskusi siswa.
14)Guru
memberi penegasan serta pemantapan materi.
15)Guru
mengulas kembali materi yang telah dibahas.
16)Guru
mengadakan evaluasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar