Jumat, 13 Juli 2012

Metode Penelitian


BAB III
METODELOGI PENELITIAN

A.     Subyek Penelitian
  1. Lokasi dan Waktu
Tempat penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) ini adalah terhadap siswa kelas IV di xxx.
Dilaksanakan dua tahap yaitu :
a)      Siklus I hari 
b)      Siklus II hari 
  1. Mata Pelajaran dan Kelas


  1. Karakteristik Siswa
Dari pengamatan yang peneliti lakukan dapat diperoleh data tentang karakteristik siswa sebagai berikut :
a)     Minat belajar siswa yang kurang.
b)     Perhatian orang tua terhadap belajar siswa yang sangat minim, terbukti banyak siswa yang sering tidak mengerjakan PR.
c)      Waktu belajar di rumah kurang disebabkan banyaknya kegiatan keagamaan dilingkungan rumah contoh mengaji serta sekolah Madrasah pada sore hari.
d)     Kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan formal.

B.     Deskripsi Per Siklus
Untuk meningkatkan prestasi hasil belajar siswa, maka peneliti melakukan perbaikan pembelajaran melalui pola Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini terdapat dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
  1. Siklus I
a)     Perencanaan
1)     Identifikasi masalah dan perumusan masalah.
2)     Menyusun rencana perbaikan pembelajaran.
3)     Menyusun lembar kerja siswa, lembar observasi, serta menyusun alat evaluasi.
b)     Pelaksanaan
1)     Guru memberi salam serta memberi motivasi kepada siswa
2)     Memberi apersepsi dengan memberi pertanyaan yang mengacu pada materi yang akan disampaikan.
3)     Guru menjelaskan kembali tentang sejarah Koperasi
4)     Guru memandu siswa untuk membentuk kelompok, mengatur tempat duduk, dan membagi tugas tiap-tiap kelompok.
5)     Guru menggunakan gambar lambang Koperasi untuk menjelaskan dan mengadakan Tanya jawab.
6)     Guru kembali menjelaskan materi.
7)     Setiap kelompol diberi tugas untuk berdiskusi membahas lebar kerja, tiap siswa dalam kelompok mendapat tugas yang berbeda.
8)     Guru memandu siswa dalam berdiskusi, guru juga menyuruh siswa yang mempunyai tugas sama untuk membentuk kelompok baru (kelompok ahli) dan mendiskusikan tugasnya bersama.
9)     Setelah selesai berdiskusi, siswa disuruh kembali kekelompok asal kemudian menjelaskan hasil diskusinya kepada anggota lain dalamkelompoknya.
10)Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya kemudian ditanggapi kelompok lain.
11)Guru memberi penguatan terhadap hasil diskusi siswa.
12)Guru memberi penegasan serta pemantapan materi.
13)Guru mengulas kembali materi yang telah dibahas.
14)Guru mengadakan evaluasi.
c)      Pengamatan
Selama proses pembelajaran berlangsung observer mengawasi jalannya pembelajaran dengan cermat. Pada ahkir pembelajaran pengamat melaporkan pada guru berupa masukan bijak secara lisan serta tulisan.
Dari hasil pengamatan diperoleh hal-hal sebagai berikut :
1)     Siswa kurang semangat belajar
2)     Siswa masih pasif dalam pembelajaran
3)     Keaktivan siswa masih kurang
4)     Guru kurang memotivasi siswa sehingga pertanyaan guru kurang direspon siswa.
5)     Guru kurang dalam mengarahkan siswa daalam berdiskusi.
6)     Kemampuan kerja sama siswa dalam berdiskusi belum optimal.
7)     Refleksi
8)     Dalam proses pembelajaran masih banyak hambatan karena siswa kurang fokus pada pelajaran.
9)     Hasil tes formatif masih banyak siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di bawah 60.
10)Guru memerlukan metode yang variatif.
11)Siswa harus dibimbing dalam hal berdiskusi.
  1. Siklus II
a)     Perencanaan
1)     Identifikasi masalah dan perumusan masalah berdasarkan refleksi pada perbaikan pembelajaran siklus I.
2)     Menyusun rencana perbaikan pembelajaran siklus II
3)     Menyusun lembar kerja siswa, lembar observasi, serta menyusun alat evaluasi.
b)     Pelaksanaan
1)     Guru memberi salam serta memberi motivasi kepada siswa
2)     Memberi apersepsi dengan memberi pertanyaan yang mengacu pada materi yang akan disampaikan.
3)     Guru menjelaskan kembali tentang sejarah Koperasi
4)     Guru memandu siswa untuk membentuk kelompok,mengatur tempat duduk, dan membagi tugas tiap-tiap kelompok.
5)     Guru menggunakan gambar lambang Koperasi untuk menjelaskan dan mengadakan Tanya jawab.
6)     Guru kembali menjelaskan materi.
7)     Setiap kelompok diberi tugas untuk berdiskusi membahas lebar kerja, tiap siswa dalam kelompok mendapat tugas yang berbeda.
8)     Guru memandu siswa dalam berdiskusi, guru juga menyuruh siswa yang mempunyai tugas sama untuk membentuk kelompok baru (kelompok ahli) dan mendiskusikan tugasnya bersama.
9)     Guru memberi pengarahan bagaimana berdikusi yang baik.
10)Guru terus berkeliling memberi motivasi agar siswa lebih semangat dalam berdiskusi.
11)Setelah selesai berdiskusi, siswa disuruh kembali kekelompok asal kemudian menjelaskan hasil diskusinya kepada anggota lain dalamkelompoknya.
12)Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya kemudian ditanggapi kelompok lain.
13)Guru memberi penguatan terhadap hasil diskusi siswa.
14)Guru memberi penegasan serta pemantapan materi.
15)Guru mengulas kembali materi yang telah dibahas.
16)Guru mengadakan evaluasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar